Revolt in paradise

Sunday, August 30, 2015

Melankolia

Seringkali kudapati diriku jatuh cinta
kepada gerakan lamban sebuah perasaan,
lebih daripada tokoh yang berbagi momen yang sama.

"Aku pernah merasakan selamanya," kataku.
"Terkadang, selamanya adalah memandangi matamu satu detik lebih lama dari seharusnya," katamu.

Tunggu, sepertinya itu ucap matamu.