Apakah kau ada di sana?
Apakah kau ada?
Apakah kau?
Di pusat malam, dari dalam diriku
seorang peragu bertanya-tanya,
Apakah cuaca kurang sehat atau
kau sedang tidur memimpikanku?
Dering teleponku, suara menggigil
memanggil diri sendiri. Seperti lagu
mencari seorang penyanyi.
Seperti pohon mati menunggu
angin datang mematahkan lengan-
lengannya, atau memutihkan
ingatan bunga-bunganya. Seperti
seorang pengelana memanggul
penyesalan, mencari Tuhan agar
mampu menemukan dirinya
kembali.
— Menelepon Kau, M Aan Mansyur.